Kata-Kata Mutiara Orang Terkenal

Kata Kata Mutiara - Apa sih arti kata mutiara ? mungkin dalam benak Anda menanyakan itu. Kata mutiara sendiri memang sulit untuk di pahami, yang jelas ketika kita membaca Kata Kata Mutiara Bijak perasaan kita akan tergerak dan hati akan tergugah.

Kiat Menghafal Al-Quran

Mulai menghafal dari satu mushaf, tidak berganti-ganti. Karena inilah di antara sebab yang membuat kita cepat lupa. Perlu diketahui bahwa ketika kita telah menghafal satu halaman mushaf, maka kita biasanya akan bergantung dan ingatan kita akan selalu mengarah ke lembaran yang telah kita hafal.

1000 Kebaikan Dalam Sehari

“Bagaimana salah seorang di antara kami bisa menghasilkan seribu kebaikan?”. Beliau menjawab, “Yaitu dengan bertasbih (membaca subhanallah) seratus kali, maka dengan itu akan dicatat seribu kebaikan atau dihapuskan darinya seribu kesalahan.”

Tuntunan Puasa DiBulan Rajab

Ini pesan dari seseorang: "Tgl. 22 mei kita msuk awal bulan rajab. Barang siapa puasa 2 hari d awal rajab seakan ibadah 2 thn . Barang siapa mengingatkan org lain ttg ini seakan ibadah 80 thn." Bagaimana puasa khusus di Bulan Rajab?Apakah ada tuntunan? Adakah dalil yang mendukungnya?

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

selamat tinggal

Sampai nanti
ku ingin kau baik-baik saja
selamat tinggal
jaga hatiku baik-baik
atau kau bisa membuangnya jauh-jauh
agar hatiku tak selamanya kau sakiti

Harapan Tak Berujung

Aku ingin melupakanmu
meski aku masih mencintaimu
Aku ingin mengenang kenangan-kenangan manis bersamamu
tanpa berharap terulang kembali

Aku ingin bisa selalu membayangkan senyummu
tanpa berharap itu untukku
Aku ingin bisa mendengar suaramu
tanpa berharap suara itu memanggilku

Aku ingin selalu melihatmu pancaran sinar matamu
tanpa berharap kau memandangku

Aku ingin mendengarmu bersenandung
meski senandungmu bukan untukku
meski aku terluka tiap kata yang terucap

Aku ingin selalu mendengar tawamu
meski ku terluka tiap dengar itu
Dan tanpa berharap tawamu bersamaku

Karena...
Ku telah lelah dengan harapan itu
Ku telah lelah dengan penantian semu yang tak berujung
Aku lelah membuat linangan air mata
Aku lelah membendung tiap butiran-butiran perak ketika aku melihat kau dan dia 


oleh : Afifah Nur Diana P., Anggita Rahmawati I., Mutiara Jasmine O.

hujan

memandang hujan

rintikan hujan membasahi bumi
menari-nari dalam perjalanannya
tiap tetes membuat suara yang indah
membentuk harmoni yang menakjubkan

tiap awan kelabu menurunkan apa yang ia simpan
selalu mengingatkanku pada seseorang
seseorang yang entah suka atau tidak
tapi seseorang yang terkadang memandangi jatuhnya air

entah bagaimana, entah kenapa
semuanya terasa indah saat aku mengingatnya
meski terkadang ia membawa petir dan menyambarku
tapi aku tetap bahagia ketika bayangan hadir di hadapanku

7-5-12

good bye


sedetikpun berlalu setelah kita ucapkan 'good bye'
setetes air matapun mengalir
jiwa ini serasa tak bernyawa
tubuh ini serasa tak mampu menopang
ketika kita benar-benar putus
kembali ke jalan masing-masing
tanpa ada sebuah ikatan lagi

6 September 2011

saat kau masih di sini


kertas foto tergenggam erat di tangan
air mata menetes mengalir membasahi kertas itu
saat memori-memori terputar dalam pikranku
saat kau masih di sini


5 April 2012

taman bunga

kau bawa aku ke taman penuh bunga
bunga yang bermekaran warna-warni
saling mendendangkan lagu kasmaran

hatiku menjadi seperti taman itu
penuh bunga-bunga indah
yang saling mendendangkan lagu kasmaran

kau ucapkan kata yang indah
mengalir lembut dari daun telingaku
terdengar sangat merdu
terasa sangat menyejukkan di hati

ingin aku melayang-layang
menjadi bagian formasi kupu-kupu yang indah
mengepakkan sayap yang indah mereka
menaburkan kebahagian dari atas

bibirku kelu
tak mampu mengucapkan
tanganku kaku
tak mampu tunjukkan

bahwa aku juga sayang kamu

aku dan sang lily

Aku menantimu di sini
Di bawah terik mentari yang menyengat kulit
Di bawah hujan yang mengguyur dengan deras
Di antara ribuan bulir-bulir salju yang dingin

Aku menantimu
untuk menjadi pohon rindang nan lebat
guna melindungiku dari teriknya mentari
untuk membuat pelangi nan indah
ditengah derasnya hujan
untuk menjadi musim semi
dan membawaku di kebahagiaan yang penuh kehangatanmu

tapi, apa daya..
kau menjadi pohon rindang bukan untukku
kau membuat pelangi tidak untukku
kau ubah ribuan musim salju jadi musim semipun bukan untukku

aku tahu itu
aku juga tak pernah berharap kau buat kesejukan untukku
bahkan kehangatan di musim semi itu

aku hanya sekedar menantimu
menaruh sedikit harapku
yang dulu besar layaknya anganku
aku mungkin hanya seperti liliy kecil
yang tumbuh diantara ribuan bunga mawar nan indah
bermekaran menampakan kelopaknya

Aku hanya ingin seulas senyummu
senyuman yang selalu mencairkan hati yang beku
senyuman yang menyinari lorong yang gelap
senyuman yang juga selalu membuat hati runtuh berkeping-keping

aku inginkan senyum itu
untuk menyirami lily kecilku
agar bisa tumbuh dan bersinar
memancarkan keindahan kelopak sang lily
diantara pesona mawar-mawar itu

tapi, bukannya sang lily yang kau sirami
kau justru mematahkan tangkai sang lily
membuat kelopak sang lily jatuh berguguran di tanah

kelopak lily yang berguguran hanya kau injak-injak
tanpa perasaan
tanpa mengerti harap sang lily
angan-angan sang lily seolah terhembuskan
terkubur dalam di bumi
jauhh...
jauh dari angan yang ingin tergapai

sang lily hanya bisa menitikkan air mata kesedihan
sedangkan aku, hanya bisa menangis
menangis melihat pemandangan yang merobek hati
menangis, menyadari bahwa akulah sang lily itu..


---------------------------------------------------
created by : Penulis-penulis menangis (AA)